Seketika itu juga aku membenci suamiku. Bokep Hot Tentu saja waktuku banyak tersita untuk mendidik Rizal.Mas Aryo berkerja di perusahaan swasta yang bergerak dibidang produksi kayu, sedangkan aku hanya tinggal di rumah. Toh dia juga yang membelikan gelang itu. Itu berarti aku harus melayaninya semalam di ranjang seperti yang kulakukan pada Mas Aryo. Aku masih shock memikirkan aku harus rela memberikan seluruh tubuhku kepada lelaki yang belum kukenal selama ini. Jumlahnya sekitar sepuluh juta rupiah. Aku tetap sabar menjalankan tugasku sebagai ibu rumah tangga sebaik-baiknya. Dalam hati aku berdoa agar Mas Aryo cepat pulang ke rumah, sehingga aku tidak perlu berlama-lama mengenalnya.Untung saja tak lama kemudian Mas Aryo pulang. Mas Aryo mengangguk-angguk mendengarkan ucapakanku. Kusahut aku ingin minum coca-cola, tetapi jawabnya minuman itu tidak ada sekarang ini di kamarnya, kemudian dia mengeluarkan sebotol sampagne dari kulkas dan menuangkannya sedikit sekitar setengah sloki, kemudian disuguhkannya kepadaku, “Ini bisa menghilangkan










