Aku benar-benar diperlakukan seperti budak malam itu. Meskipun bukan jalan raya besar, jalan raya itu cukup ramai dengan kendaraan yang lalu lalang. Bokep Tante Nyonya Hana meyuruhku untuk masuk ke dalamnya. Nyonya Hana terus mencambukku sampai sekitar 200 cambukan. Tetapi Nyonya Hana hanya tersenyum.Dia lalu meneteskan lilin itu ke bagian-bagian tubuhku yang sensitif. Dia adalah majikanku. Nah, sekarang tidurlah seperti seekor anjing..!”Nyonya Hana kemudian meninggalkanku sendirian di kandang anjing. Cemoohan kepada diriku harus kutahan selama jarak lima kilometer.Setelah berjalan sekian lama, akhirnya aku sampai juga ke sudut hutan yang sepi yang telah di tentukan Nyonya Hana. Tes. Nyonya Hana terus mencambukku sampai sekitar 200 cambukan. Tubuhku yang kotor dan bugil dibakar sinar matahari sepanjang siang itu. Nyonya Hana tertawa penuh kemenangan.Dia lalu mendekati wajahku dan berkata, “Rasakan, budak..!”Sedetik kemudian, kedua tangan Nyonya Hana menarik jepitan buaya di kedua putingku dengan tarikan keras dan panjang.




















