aku hanya melongo melihat kenekatannya. Bokep Live ana tersenyum.jelas terlihat nafasnya yang ngos-ngosan karena deg-degan. setelah selesai dan capek bercerita, kucium bibirnya. “Mau makan di mana?” “mau nemenin ?” tanyaku “mmmm…besok kali ya…” “sekarang aja deh…..” “eh…kalo sekarang ngobrol dulu” katanya ngajarin, (kan lebih tua) “uh kelamaan ngobrol kapan akrabnya!” “kan nggak enak ngobrol di telepon…” “kesini dong” “eh ke kamar?” “iya” “Waduh…” “kenapa takut?” “enggak gak enak aja kalo ketemu temen di lantai dua” aku diam sebentar, aku yakin ana baru berpikir keras. tak tampak lagi kepiluan di matanya. Rupanya dari para pramugari. GILLAAAAAAAA !!!! tangannya menggapai-gapai meskipun ada tubuhku didepannya. “hhhhHHhhh…..hHHHHHhhhhhHH…..” napasnya mulai memburu…. Bagi yang hobby hunting, just try it ! ah untung sempet istirahat pikirku… Aku buka dasi, ID, wing, bolpoint lalu kuletakkan diatas meja dengan rapi beserta topi petnya. kuremas apa yang bisa kuremas sementara aku tak bisa melihat muka ana dadanya masih




















