Di cafe itu aku dapat melihat kalau Naya keluar dari kantornya.Dari balik kaca aku melihantnya setelah setengah jam aku menunggu, kulihat Naya bergegas masuk kedalam cafe tersebut. Diapun memejamkan mata sambil terus mendekap tubuhku. Bokep Tobrut Di sana aku langsung masuk dalam kamar untuk berganti baju, sedangkan Sofi masih berada di ruang tamu.Di saat aku keluar terlihat Sofi melihat ke arahku.” Maaf..Deni..aku telah membuatmu kecewa..” Katanya dengan muka sedihnya” Sudahlah Sof..aku benar-benar melupakan hal itu kok…” Tapi dengan tiba-tiba Sofi memeluk tubuhku, dengan eratnya dia dekap tubuhku.Saat itu juga aku membalas pelukannya dan tangankupun membelai rambutnya seperti kami masih pacaran dulu.Dengan muka sedihnya Sofi menengadah dan menatapku deangan tatapan yang sulit aku gambarkan. Dan Sofi memang sudah mengetahui hal itu, kamipun sampai di rumahku. Karena selama berhubungan denganku saja dia tidak pernah mau di ajak melakukan.Paling kami hanya berciuman mesra.




















