Ummhh..” dia kesulitan mengambil nafas.Aku menggerakkan kepalanya naik turun sekuat tenaga. Bokeb Kami saat itu ingin meminjam buku yang sama yang ternyata tinggal tersisa satu karena yang lainnya sedang dipinjam. Namaku Erik, aku kuliah semester 5 Fakultas Ekonomi di salah sebuah universitas di Jakarta. Emmhh..”Dia menutup matanya sambil tetap menciumku. Ya ampuun, cantik sekali dia. Aku menjambak rambutnya mengangkat kepalanya hingga mulutnya menganga di depan penisku yang berdenyut. “Tunggu Erik, aku mencintaimu!” Jeritnya.Aku terhenti dan berbalik, apa katanya, aneh sekali. Wajahnya menghadap batang kontolku yang sudah semakin besar. Puting yang berwarna merah jambu dan keras itu langsung kutarik keatas. Setahuku dia adalah mahasiswi Fakultas Sastra, entah sastra Jepang atau Inggris aku tidak ingat.




















