“Tunggu Ly, nanti kita ketemuan bisa kagak?”, tanyaku. Bokep Cina Weeee…”, ejeknya sambil melihatku. “Yaaah, tapi emang gerah sih.”, kataku sambil membuka kemejaku. “Ihh, bukan gitu. Tapi Selly sepertinya ingin ngobrol denganku dan bertanya apa boleh dia datang ke kantorku saja. Lalu kubuka lebar kakinya sehingga dia mengangkang dan memeknya terlihat jelas. Hamilin aku Ry.”
“Iya Ly..aku juga sudah siap tanggung jawab kok.”, jawabku sambil mengecup keningnya. “Ry, kok jadi agak panas ya disini? “mmmhhhh…”, desahnya perlahan. “iya Ly…memekmu juga enak..lebih cepat lagi..”, pintaku. “Akunya jadi kepanasan karena pakai seragam, aku buka blazerku yah” katanya sembari melepaskan blazer.Kami lanjut mengobrol sampai akhirnya aku hilang fokus karena terlintas pikiran bentuk tubuh Selly yang seksi setelah dia membuka blazernya tadi.




















