Menyeramkan. Aku kembali menjerit putus asa, mencoba meronta. Bokepviral Aku mencoba meronta, tapi apa daya tangan dan kakiku terikat. Teman-teman pak Jun yang jadi gemas melihat aku bicara begitu malah mengelilingiku dan meraba-raba tubuhku lagi. Ah… Dimana aku? Meninggalkan aku sendirian.……………………Beberapa jam kemudian pria itu kembali masuk ke ruangan. “Kulit kamu putih, mulus dan bening banget Mita… saya kuliti ya besok? Pria itu masih di sana. Kok bisa sampai orgasme!?Setelah di leher, pisau itu terus digesekkan turun seakan membelah perutku, lagi-lagi aku dibuat orgasme. Perasaanku kembali campur aduk. Aku ketakutan banget. Sepertinya obsesi terbesar mereka tetaplah untuk menikmati tubuhku dengan cara dibunuh dan dijadikan makanan. Tiap sesudah muntah aku malah melirik mereka dan tersenyum. “Cantik banget kamu… putih mulus…” ucapnya sambil membelai tubuhku. Pak Jun… Mita ingin dibunuh, Mita ingin dimakan. Dia berusaha berteriak namun mulutnya tertutup lakban.Aku kembali menoleh ke pak Jun karena merasakan tangannya pada




















