Setelah makan kami kembali duduk di bus, dan obrolan kami makin akrab. Bokep indo viral Ninikpun menjerit, rupanya dia juga sampai kepada puncak tertingginya. Aku duduk di dekat jendela, sedang dia duduk di bagian gang. Rianti dan Ninik seperti terheran-heran melihat hotel pilihanku. Karena itulah dia sempat ketahuan selagi asyik main dikamarnya. Kami bertiga turun ke coffee Shop untuk sarapan pagi. Kesanku Ninik sudah jebol perawannya. Bak mandi jadi sesak diisi tiga orang, dua diantaranya sedang beraktifitas. Tidak ada titik terang, sementara bus sudah mulai memasuki Kendal, yang berarti tidak lama lagi akan sampai Semarang. Aku terus berusaha kosentrasi untuk mencapai puncak. Sambil menggosok gigi aku mengisi bak dengan air hangat. Seperti biasanya, bus ini sesampai di Rembang masih gelap mungkin sekitar pukul 3 pagi. Aku tidak memperdulikannya dan terus menggenjot. Tanpa ragu Rianti mulai membuka bajunya satu persatu. Dari Terminal Lebak Bulus, Jakarta, bus berangkat pukul 16.30 tepat.




















