Aku terbaring telanjang di ranjang
Kyle, hanya mengenakan sepatu hak tinggi, napasku terengah-engah oleh nafsu. Dengan kasarnya dia menghantam kemaluanku dengan kejantanannya. Vidio Porno Persis seperti
pelacur di pinggir jalan. Dengan kasar Kyle
memegang mukaku,”Lihat mukaku!”, dan menampar pipiku beberapa kali.Jari-jarinya yang panjang sudah menemukan lubang kenikmatanku, dan mulai bergerak keluar masuk. Aku yang masih lemah akibat orgasme sebelumnya hanya bisa bertumpu dengan kedua
tanganku di ranjang menerima dorongan benda tumpul di selangkanganku.Kyle dengan serakahnya menggenjot tubuhku, sesekali dia menamparku atau mencubit puting payudaraku
dengan kasarnya. Tubuhku serasa melayang-layang
ke langit ketujuh. Kelopak mataku terasa berat sekali, tapi aku tak bisa menghindari sinar lampu hijau di depan mataku. Kyle membukakan
pintu dan mempersilakan aku masuk. Kalo enggak, kamu
mesti muncul DI RANJANGKU, TELANJANG, JAM 11 malam ini. Begitu aku melangkah masuk dan pintu ditutup, tangan Kyle yang kokoh
menyeret lenganku ke kamar tidurnya.Dengan kasar ia mencampakkan tubuhku ke ranjangnya.




















