Bukannya apa-apa, tapi aku paling tidak suka diganggu dengan masalah orang yang telat membeli tiket seperti pasangan ini.Ibu itu cemberut. Bokep Live Dadanya naik turun, terengah-engah seperti habis lari kencang. dia berjalan melangkah dari depan. Matanya juga terpejam ternyata.Tiba-tiba ibu itu menggeser sedikit tubuhnya. Dia memegang tanganku. Hari berangsur gelap.“Pengumuman, bapak ibu. Selagi dia membuka BHnya, pelahan aku menarik ritsleting celanaku ke bawah. lebih baik begitu daripada menyiksa “adikku” yang sudah tegang luar biasa.Aku tiba-tiba menghentikan elusanku dan menarik tanganku. Jantungku berdebar sangat keras.“Buka,” bisikku lirih. “Maaf, apa boleh tukeran sama suami saya? Aku tersenyum kembali. Soalnya beli tiketnya baru aja tadi.”Aku melihat ibu yang menyapa tadi. Kepotong deh. Aku terkejut.Ternyata itu bukan kaki anak kecil.




















