Kuseka dahiku yang berkeringat dan menghimpun tenaga dan nafasku yang tercerai-berai, kedua pahaku mengangkang dan vaginaku belepotan cairan putih seperti susu kental manis.“Hehehe… liat nih, air sperma saya ada didalam vagina wanita kamu” kata Pak Romli pada Dimas sambil membentangkan bibir vaginaku dengan jarinya, seolah ingin memamerkan cairan spermanya pada Dimas yang mereka kira pacarku.Opps… omong-omong tentang Dimas, aku hampir saja melupakannya karena terlalu sibuk melayani kedua satpam ini, ternyata sejak tadi dia menikmati liveshow ini disudut ruangan sambil mengocok-ngocok penisnya sendiri. Bokepindo non Citra ini di mobil lebih berani masak di sini cuma ngecup aja sih, gini dong harusnya” kata Pak Egy seraya menarik wajahku dan melumat bibirku.Aku memejamkan mata mecoba meresapinya, dia makin ganas menciumiku ditambah lagi tangannya yang sudah mulai meremas-remas payudaraku dari luar.




















