“Panggil Arthur saja, enggak usah pakai Pak. Saya menyelipkan jari saya kebalik celana dalamnya dan mengelus-elus vaginanya. Bokep Mama Tidak sabar saya menunggu dimandikan suster Mia. “Bukan kamu, tapi adik kamu” kata Mia dengan pandangan menggoda. Sesekali saya membuka mata, saya perhatikan si suster bernama Mia (bukan nama asli). “Halo Mia, saya sudah merasa sehat. Saya terbangun dipagi hari dengan perasaan sakit yang luar biasa. Pintu kamar saya terbuka dan tiba-tiba yang muncul bukan Mia melainkan suster lain yang sama sekali tidak menarik.“Aarggh, shit, who the hell are you?, I want Mia” jerit saya dalam hati.Suster itu menawarkan untuk dimandiin. “Boleh, silakan” kata saya sok cuek.Tangan Mia meraih celana dalam saya dan perlahan ia menariknya kebawah. Jam 6:30, seorang suster masuk.“Selamat pagi Pak Arthur, saya mandikan ya supaya segar” kata suster.Saya membuka mata sedikit dan mengangguk.




















