Tubuh mulus Sita yang tanpa tertutup oleh apapun kini menjadi santapan Sitar mata mereka.Agar suasana kaku yang terjadi diantara mereka mencair, akupun segera memperkenalkan mereka pada Sita.“Oh.. Aku terima deh! Bokep Dan lagi pula apa yang salah dengan sekedar berfantasi.Tiba-tiba pintu kamarku diketuk.“Ya.. Tampak sangat indah payudara Sita yang bergoyang-goyang ketika Mas Slamet berjabatan tangan dengan berkali kali menggerakkan tangannya ke atas dan ke bawah selama bersalaman.Dalam hati aku berkata, cerdik juga cara Mas Slamet bersalaman, sehingga tampak Sita tambah malu dibuatnya. Kami punya dua pembantu laki-laki di rumah ini.“Ada telepon buat Mas yudi!” teriaknya dari balik pintu. Mas Slamet dan Mas Muji sudah datang, Perkenalkan Mas.. Yang kembali disambut teriakan gembira para pembantuku,Maka tampak kemudian mereka berpose di kiri-kanan Sita yang telanjang bulat, sambil sesekali tangan mereka meremas, membelai, tubuh Sita, terutama buah dada dan pantat Sita, bahkan kadang sesekali mereka menjambak rambut Sita yang tergerai




















