Sambil berciuman, tanganku tetap meraba-raba payudara Nidya dengan intens.Lama-lama Saya semakin berani, tangan kanan Saya lalu masuk ke balik T-Shirt Mickey Mouse-nya dan memegang buah dadanya dari balik kaos itu.Nidya mengeluh saat dadanya kutekan lembut, “ehhhhh…..”, keluhan itu membuat Saya semakin bernafsu menjelajahi sepasang bukit itu bergantian. hehehehe….).Biar lebih bisa menghayati, Saya ceritain sedikit tentang cewek sosotan pertama Saya itu.Untuk cewek seusianya (12 tahun, lebih tua 3 bulanan dibanding Saya) Nidya termasuk tinggi (rada bongsor lah..), sekitar 150-an. Bokep tapi… cuman bentar aja yaaa….”. kamu mau nggak ?””Mau apaa….””Ehhhh…. sebodo amat…. dipegang sih ?”, tanya Nidya dengan sedikit nada protes, namun ia tidak menepis tanganku yang masih kuletakkan diatas dadanya. waktu itu secara nggak sengaja tanganku menyentuh dadanya, dan kita berdua tersentak kaget.Saya merasa seperti menyenggol segumpal benda empuk dan badanku seperti tersengat listrik.




















