Ahh Sely, selalu mulutku mendesah mengingat kenangan cinta pertamaqu. Aqu ingin lihat punya kamu!” Oh God, hahahaha… sure, dan kubuka celanaqu berikut celana dlam yg menempel di pantatku. Bokeb Dan yg paling menggembirakan, ternyata aqu satu SMU dengannya, dan satu kelas pula, alamak! Saat itu aqu mulai mengenal yg namanya pil “koplo”, dan karna aqu anak band, jadinya pil setan itu menjadi konsumsi wajibku sebelum manggung, ah kurindukan saat-saat “sakauw”.Efeknya, aqu menjadi lebih liar, lagipula Sely sama sekali tidak tahu aqu mengkonsumsi obat-obatan. Lalu kami pulang.Hari-hari berikutnya kami semakin sering melaqukan hal serupa di tempat-tempat yg sudah kusebutkan di atas, oh jalan tol merupakan tempat idola kami, hehehe.Aqu semakin tenggelam dlam kenikmatanku terhadap obat-obatan, aqu mulai mengenal heroin, yg sangat nikmat apabila ditorehkan dlam luka-luka sayat di tanganku, dan juga valium, yg menimbulkan bekas bintik-bintik hitam di pangkal lenganku.Ah, akhirnya Sely curiga melihat keaktifanku yg semakin liar




















